Mulailah dengan berjalan pelan di lingkungan sekitar, perhatikan langkah, napas, dan suara sekitar. Jalan santai singkat dapat menjadi latihan fokus sederhana yang menyenangkan.
Bawa gerak lambat ke tugas rumah seperti mencuci piring atau merapikan meja dengan sengaja. Melakukan tugas sederhana dengan penuh perhatian mengubah rutinitas menjadi momen bermakna.
Gunakan jeda mikro: berhenti sejenak sebelum beralih tugas untuk mereset niat. Jeda singkat membantu menjaga ritme tanpa terburu-buru.
Berlatih pernapasan ritmis saat melakukan aktivitas ringan untuk mempertahankan fokus. Teknik ini bukan bertujuan menyembuhkan, melainkan memberi titik tumpu bagi perhatian sehari-hari.
Integrasikan gerak lambat ke dalam transisi kerja, misalnya meregangkan diri atau berjalan sebentar sebelum memulai tugas berikutnya. Transisi yang lembut mengurangi kesan berpindah secara mendadak.
Akhiri hari dengan refleksi singkat tentang momen sederhana yang berharga. Mencatat satu hal yang terasa baik memberi rasa penutupan tanpa tekanan menilai hasil besar.
